F0GAxlSUN0OEmaFkMbnca2nyh81gHBssC6AV9hGe
Bookmark

Audio ke-4 dari 5: Amalan Bulan Dzulhijjah ~ Berdzikir dan Bertakbir

Audio ke-4 dari 5: Amalan Bulan Dzulhijjah ~ Berdzikir dan Bertakbir
📖 Whatsapp Grup Islam Sunnah | GiS
☛ Pertemuan ke-337
🌏 https://grupislamsunnah.com
🗓 KAMIS 03 Dzulhijjah 1444 H / 22 Juni 2023 M
👤 Oleh: Ustadz Abu Haidar As-Sundawy حفظه الله تعالى

💽 Audio ke-4 dari 5: Amalan Bulan Dzulhijjah ~ Berdzikir dan Bertakbir

بِسْمِ ٱللهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

الْحَمْدُ ِلِله وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللّٰهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ وَالَاهَ. وَبَعْدُ

Ikhwati fillah, khususnya anggota Grup Islam Sunnah (disingkat GiS) yang semoga Allah 'Azza wa Jalla muliakan dunia sampai akhirat.

Alhamdulillah.
Kembali kita berjumpa untuk membahas satu tema yang aktual, yang update, berkaitan dengan masuknya kita di bulan Dzulhijjah.

Amal-amal saleh apa sajakah yang sangat dianjurkan dilakukan di sepuluh hari pertama ini?

2. Berdzikir dan bertakbir.

Yang kedua, yang juga sangat dianjurkan adalah berdzikir dan juga bertakbir. Bertakbir di hari-hari tersebut.

Allah 'Azza wa Jalla berfirman dalam Al-Qur'an surat Al-Hajj ayat yang ke-28:
{ وَيَذْكُرُوا۟ ٱسْمَ ٱللهِ فِىٓ أَيَّامٍ مَّعْلُومَٰتٍ }
"Dan sebutlah nama Allah di hari-hari tertentu (di hari-hari yang sudah ditentukan)"
Yang dimaksud dengan menyebut nama Allah, berdzikir nama Allah di hari-hari tertentu atau yang sudah ditentukan, itu maksudnya di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Karena Nabi 'Alaihis-shalatu wassalam dalam hadits sahih riwayat Imam Ahmad menyatakan,

❲فَأَكْثِرُوا فِيهِنَّ مِنَ التَّهْلِيلِ وَالتَّكْبِيرِ وَالتَّحْمِيدِ ❳
"Perbanyak oleh kalian di sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah tersebut tahlil, takbir dan tahmid."
Sampai Imam Bukhari dalam Shahih Bukhari menuturkan, ada riwayat bahwa Ibnu Umar dan Abu Hurairah radhiyallahu 'anhuma 'ajmain kedua-duanya pergi ke pasar, di sepanjang jalan kedua-duanya bertakbir. Orang-orang pun melihat. Ini di zaman ketika Nabi 'Alaihis-shalatu wassalam sudah meninggal.

Orang-orang melihat dua sahabat utama, Ibnu Umar dan Abu Hurairah sambil berjalan, sambil bertakbir. Lalu orang-orang pun ikut juga bertakbir karena takbir kedua sahabat ini. Karena orang-orang mengetahui, kalau dua sahabat ini takbir berarti itu sunnah.

Maka bergemuruhlah suara takbir di setiap tempat, di jalan-jalan ataupun di pasar-pasar. Dan dianjurkan dengan suara yang terdengar, baik itu di pasar, di rumah, di jalan, atau di tempat-tempat yang lainnya.

Sebagaimana firman Allah,

{ وَلِتُكَبِّرُوا۟ ٱللهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمْ }
"Agar kalian bertakbir, membesar-besarkan Allah atas hidayah yang Allah 'Azza wa Jalla berikan kepada kalian."
Inilah takbir yang disebut dengan sebutan takbir yang mutlak.

Makna takbir, takbir yang mutlak adalah takbir yang tidak terikat oleh waktu, juga oleh tempat, juga oleh aktivitas. Selama di tempat yang layak, selama di momen yang layak, selama di waktu yang juga tidak terlarang.

Ada gitu waktu yang terlarang?
Ya ada lah! Ketika umpamanya orang-orang tertidur, malam-malam.
Hayoh kita gogorowokan (teriak-teriakan) di masjid pakai speaker, takbir..!

Kenapa enggak boleh?
Sebab mengganggu. Mengganggu hukumnya haram. Orang enggak bisa tidur. Ada anak kecil mungkin yang rewel, yang sakit, yang tidur itu susah ah, gitu ya. Baru ngelenyap (lelap) kata orang Sunda, kita takbir pakai speaker, teriak di masjid umpamanya; bangun lagi, nangis lagi, kasihan ibunya!

Menganggu orang lain hukumnya haram, bertakbir hukumnya sunah. Yang sunah bila melanggar yang haram, maka tidak boleh dilakukan. Oleh karena itulah, maka silakan bertakbir secara mutlak kapan pun, di mana pun, selama tidak menimbulkan mudarat dengan takbir kita.

Ada orang yang sedang shalat di pinggir; kita di pinggir, di sampingnya takbir, Allahu Akbar, Allahu Akbar, di sampingnya ada yang shalat. Tidak boleh! Haram! Karena apa? Mengganggu orang yang sedang shalat.

Takbirnya sunah, mengganggunya haram. Maka bila yang sunah berakibat melanggar yang haram, maka tidak boleh.

Berdasarkan hal itulah, maka takbir-takbir yang dikumandangkan melalui pengeras suara di masjid, mungkin ga, mengganggu di seluruh rumah sekitarnya? Ada yang shalat, ada yang baca Al-Qur'an, ada yg butuh istirahat karena sakit? Mungkin! Tetangga-tetangganya ya, ada yang sedang shalat, baik shalat fardhu ataupun shalat sunah, ada yang baca Al-Qur'an, ada yang sedang belajar, ada yang harus istirahat karena sakit dan lain sejenisnya; lalu mengganggu, maka tidak boleh.

Takbirlah dengan sendiri, cukup terdengar oleh diri kita sendiri. Karena, ya takbir yang kita lakukan Lillah (untuk Allah), bukan untuk didengar oleh orang. Jangan sampai sum'ah ya!

Sum'ah itu artinya memperdengarkan amal ibadah berupa amalan lisan, agar orang tahu bahwa kita sedang beribadah secara lisan, baik takbir, shalawat, baca Al-Qur'an.

Maka cukup untuk diri sendiri, tidak boleh sampai mengganggu orang lain. Terlebih yang terganggu itu orang yang sedang shalat, kekhusyuk-annya terganggu, maka kita melanggar apa yang Allah larang.

Jadi, disunahkan untuk memperbanyak dzikir.
Audio ke-4 dari 5: Amalan Bulan Dzulhijjah ~ Berdzikir dan Bertakbir

Dzikir ini ada dua:

1) Dzikir yang mutlak.

Kapan saja, sejak mulai 1 Dzulhijjah kemarin. Silakan. Sambil nyetir kita dzikir, sambil naik motor kita dzikir ya. Ibu-ibu di rumah sambil nyiksik bawang (ngiris bawang) takbir, sambil nyapu, Allahu Akbar, Allahu Akbar, terus.. laa ilaaha illallaah, wallahu akbar...

Silakan kapan saja, asal di tempat yang layak. Jangan sampai di WC sambil jongkok atau sambil duduk, takbir, Allahu Akbar, enggak boleh! Sambil mandi lalu takbiran, enggak boleh ya!

Itu disebut takbir yang mutlak.

2) Ada lagi yang disebut dengan takbir muqayyad.

Muqayyad itu yang sudah ditentukan oleh syariat. Kapan? Dimulai dari hari Arafah. Jadi, silakan takbir, dan itu adalah yang disyariatkan.

Berdasarkan hal itulah, maka amalan kedua yang sangat dianjurkan dilakukan adalah bertakbir, baik secara mutlak ataupun secara muqayyad.

Cukup sampai di sini saja.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ،
وَٱلْحَمْدُ ِلِله رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ.
وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ.


══════ ∴ |GiS| ∴ ══════
Post a Comment

Post a Comment

Aturan berkomentar:
- Afwan, komentar yang mengandung link hidup dan spam akan kami remove.
- Silahkan ikuti blog ini untuk update info terbaru kami, dengan cara klik Follow+
- Silakan berikan komentar. Centang kotak "Notify me" untuk mendapatkan notifikasi via email jika ada yang membalas komentar.