F0GAxlSUN0OEmaFkMbnca2nyh81gHBssC6AV9hGe
Bookmark

Audio ke-5 dari 5: Amalan Bulan Dzulhijjah ~ Berhaji dan Berkurban (Selesai)

Audio ke-5 dari 5: Amalan Bulan Dzulhijjah ~ Berhaji dan Berkurban (Selesai)
📖 Whatsapp Grup Islam Sunnah | GiS
☛ Pertemuan ke-338
🌏 https://grupislamsunnah.com
🗓 JUM'AT 04 Dzulhijjah 1444 H / 23 Juni 2023 M
👤 Oleh: Ustadz Abu Haidar As-Sundawy حفظه الله تعالى

💽 Audio ke-5 dari 5: Amalan Bulan Dzulhijjah ~ Berhaji dan Berkurban (Selesai)

بِسْمِ ٱللهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

الْحَمْدُ ِلِله وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللّٰهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ وَالَاهَ. وَبَعْدُ

Ikhwati fillah, khususnya anggota Grup Islam Sunnah (disingkat GiS) yang semoga Allah 'Azza wa Jalla muliakan dunia sampai akhirat.

Alhamdulillah.
Kembali kita berjumpa untuk membahas satu tema yang aktual, yang update, berkaitan dengan masuknya kita di bulan Dzulhijjah.

Amal-amal saleh apa sajakah yang sangat dianjurkan dilakukan di sepuluh hari pertama ini?

3. Haji.

Ketiga, amalan yang juga disyariatkan adalah (bila mampu, bila memungkinkan) haji, tentu saja ya. Kita tidak akan bahas secara mendetail tentang haji ini.

4. Berkurban.

Kurban lebih utama dilakukan di tanggal 10 nya. Walaupun boleh di tanggal 11, 12 dan 13 nya, tapi tanggal 10 nya itu lebih utama. Kenapa? Karena masuk di sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah, di mana amal-amal saleh dilipatgandakan dan lebih dicintai oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala daripada di bulan-bulan yang lain atau di hari-hari yang lain.

Jadi, kurban itu ibadah yang luar biasa. Karena pertama, itu adalah ibadah yang spesial untuk Allah, tidak boleh berkurban untuk selain Allah 'Azza wa Jalla; dan disandingkan dengan keagungan ibadah shalat.

Allah berfirman dalam Al-Qur'an:

️{ قُلۡ إِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ }

Katakanlah olehmu wahai Muhammad, "Sesungguhnya shalatku, [ وَنُسُكِي ] dan sesembelihanku (kurban termasuk di antara nusuk ), hidup dan matiku, [ لِلهِ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ] itu hanya untuk Allah Rabbul 'alamin." (QS. Al-Anʿam: 162)

Jadi dalam ayat ini, berkurban/menyembelih itu disandingkan dengan shalat.

{ قُلۡ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي }.

Termasuk juga dalam surah Al-Kautsar, Allah berfirman:

{ فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنۡحَرۡ }

• Fashalli ( فَصَلِّ )
"Shalatlah kamu!" Shalat Idul Adha.

• Lirabbika ( لِرَبِّكَ )
"Shalatnya dilakukan untuk Rabb-Mu, untuk Allah"

• Wanhar ( وَٱنۡحَرۡ )
"Dan menyembelih juga untuk Allah"

Shalat dan menyembelih. Dari sinilah terlihat keagungan dari menyembelih (berkurban), sehingga oleh Allah 'Azza wa Jalla disandingkan dengan keagungan shalat. Perintahnya disandingkan; perintah shalat, perintah menyembelih. Tadi [ قُلۡ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي ] menunjukkan berkurban itu ibadah yang agung.

Oleh karena itulah, maka ketika ada orang berkemampuan untuk berkurban tapi dia tidak mau berkurban karena sayang dengan uangnya, dia sudah.. budget ini sudah dianggarkan untuk kepentingan dunia. Sayang, makanya tidak berkurban. Padahal ada tuh, budgetnya mencukupi.

Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam marah sampai mengusir orang itu untuk "Jauh-jauhlah, jangan shalat berjamaah dengan kami! Jangan shalat di masjid kami!" Padahal shalat berjamaah itu kan hukumnya bagi laki-laki wajib (yang tidak memiliki uzur). Tapi khusus untuk yang tidak mau berkurban padahal dia mampu, "Sana.. sana.. jauh.. jauh. Jauh-jauh sana!"

Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam menyatakan,

❲ مَنْ كَانَ لَهُ سَعَةٌ وَلَمْ يُضَحِّ فَلَا يَقْرَبَنَّ مُصَلَّانَا ❳
"Siapa orang yang memiliki kelapangan untuk berkurban, tapi dia tidak mau berkurban, maka jangan dekat-dekat tempat shalat kami."
Sana.. sana.. sana!

Dan ini menunjukkan apa? Ketidaksukaan Beliau, kemarahan Beliau kepada orang yang seperti itu.

Makanya wahai kaum muslimin, jangan sayang kepada uang. Uang itu kita cari sebagai bekal ibadah kita kepada Allah. Uang itu kita cari agar menjadi pahala untuk di akhirat nanti.

Seluruh kekayaan yang Allah berikan itu,
  • Pertama, itu pemberian Allah. Uang yang kita miliki, Allah yang kasih itu, Allah yang mudahkan.
  • Kedua, semua yang Allah sediakan di alam dunia untuk kita ini, untuk menopang ibadah. Sebagai alat untuk ibadah, alat untuk menjadi pahala; bukan untuk memuaskan hawa nafsu pribadi kita. Nanti Allah ganti lagi insyaaAllah. Karena ini adalah shadaqah, infak di jalan Allah. Ini tuh shadaqah loh! Tapi shadaqah yang diwajibkan.
Bahwa kurban shadaqah, berdasarkan hadits Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam,

❲ كُلُوْا وَالدَّخِرُوْا وَتَصَدَّقُوْا ❳
"Makan oleh kamu sebagian dari daging kurban ini, boleh simpan sebagian, dan shadaqahkan sebagian."
Ini shadaqah, infak di jalan Allah 'Azza wa Jalla untuk kepentingan kaum muslimin, untuk melaksanakan perintah Allah 'Azza wa Jalla. Allah akan ganti nanti insyaaAllah, lebih besar daripada yang kita keluarkan.

Infak shadaqah itu ibarat kita mancing, gitu. Untuk bisa mancing kita butuh modal. Modalnya umpan, baik dengan tenaga mencari cacing, atau beli; beli umpan kroto atau apa. Harus berkorban, dapat ikan. Yang didapat itu lebih apa? Lebih besar daripada harga umpan kita. Oleh karena itulah, maka berkurbanlah! Berkurbanlah!

Itu yang pertama.

Kedua, dalam hal berkurban, ini karena dalam rangka melaksanakan perintah Allah. Kenapa kita berkurban? Allah yang perintahkan.

Kata Allah, { وَٱنۡحَرۡ }

Berkurban kamu, menyembelih kamu!

Karena Allah yang memerintahkan, harus yang terbaik, harus yang paling memuaskan. Makanya cari yang paling maksimal dari budget yang kita miliki. Kalau kita mampu membeli kurban harga 5 juta, jangan nawar yang 3 juta. Kalau kita mampu, Ah, berapa pun mampu. 10 juta juga mampu. Cari yang 10 juta. Tanya, umpamanya, Mang, ini berapa besar begini? 8 juta. Ada enggak yang 10 juta? Cari yang lebih besar dari itu.

Jadi, cari yang lebih besar daripada yang ada, kalau budget kita memungkinkan. Jangan sampai kita uang banyak, Yang paling murah mana Mang, tapi masih manjing?! Manjing itu memenuhi syarat (sudah memenuhi syarat). Ini berapa tahun usianya? Dua tahun. Tuh sudah munglak opat (tanggal/copot gigi empat). Munglak itu sudah tanggal giginya, gitu. Konon katanya enam bulan sekali, tanggal (copot). Jadi kalau dua tahun, empat. Ada bekasnya? Ada.

Jangan sampai uang banyak tapi, Yang paling murah mana? Asal memenuhi syarat saja. Ini berapa? 2.5 Juta. Untuk melaksanakan perintah Allah ala kadarnya, asal-asalan. Gimana..?!

Ingat riwayat tentang dua anak Adam yang dua-duanya disuruh berkurban? Dua-duanya melaksanakan, tapi yang satu memilih yang paling kecil di antara kambing yang ada. Sayang kalau yang gede-gede. Nih, yang satu lagi dipilih yang paling bagus, paling besar.

Apa yang terjadi? Allah terima orang yang berkurban dengan yang paling besar, dan Allah tolak yang berkurban dengan yang kecil. Padahal memenuhi syarat, tapi yang paling minim, karena yang melandasi kurban dia bukan takwa. Kepaksa aja, gitu ya, takut diazab, Ya udahlah, asal melaksanakan aja!

Bukan takwa, maka ditolak.

Allah menyatakan,

{ إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ ٱللهُ مِنَ ٱلۡمُتَّقِينَ }
"Allah hanya akan menerima amalan dari orang-orang yang bertakwa."
(QS. Al-Maidah: 27)
Maka, wahai kaum muslimin, kalau mau berkurban, jangan sekali-kali mengungkapkan pertanyaan, Mana yang paling murah tapi memenuhi syarat? Jangan! Tapi tanya mana yang paling besar, paling mahal. Ini nih, berapa? 8 juta. Ada enggak yang 10, sebab saya budgetnya 10?! Kalau tidak ada, itu yang paling besar, ya sudah itu saja.

Inilah yang keempat, yang sangat dianjurkan dilakukan di bulan Dzulhijjah adalah berkurban.

Cukup sampai di sini saja.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ،
وَٱلْحَمْدُ ِلِله رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ.
وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ.


══════ ∴ |GiS| ∴ ══════
Post a Comment

Post a Comment

Aturan berkomentar:
- Afwan, komentar yang mengandung link hidup dan spam akan kami remove.
- Silahkan ikuti blog ini untuk update info terbaru kami, dengan cara klik Follow+
- Silakan berikan komentar. Centang kotak "Notify me" untuk mendapatkan notifikasi via email jika ada yang membalas komentar.